KERUPUK CEKER AYAM
Tau do
ng sama ceker ayam? Yang artinya adalah kaki ayam. Tidak sedikit orang yang sebel sama ceker ayam. Kenapa?
Pertama, karena cuma terdiri dari tulang belulang keras, gak ada dagingnya. Beda sama kaki hewan lain yg masih bisa digeragoti. Kalau toh nekad menggerogoti ceker ayam, paling-paling dapatnya cuma kulit doang. Dan bagi sebagian orang (termasuk saya) menggerogoti ceker ayam adalah kenikmatan tersendiri, meski hanya dapat kulit doang.
Kedua, jijik. Ceker ayam adalah alat utama yang digunakan ayam untuk menjalani hobby-nya mengorek-ngorek tanah, dan sampah. Kebayang dong, gimana jijiknya saat ceker itu digunakan mengorek-ngorek air comberan…
Tapi tunggu dulu… Ceker ayam yang menyebalkan dan menjijikkan tersebut bisa jadi sangat nikmat dan menggairahkan setelah dioleh menjadi kerupuk ceker ayam. Anda yang tadinya sebal dan jijik dengan ceker ayam, dijamin bakalan ketagihan jika sudah merasakan lezatnya kerupuk ceker ayam.
Salah satu cara pemanfaatan ceker ayam yaitu dengan pengolahan menjadi kerupuk, ternyata pengolahan ini bisa memberi tambahan pendapatan masyarakat skala rumah tangga.
Berbagai pengalaman saya berinteraksi, banyak orang yang tadinya berpandangan negatif terhadap ceker ayam. Berbalik menjadi keranjingan setelah ceker ayam tersebut diolah menjadi kerupuk ceker ayam yang nikmat.
Banyak orang menjadi heran dan tak menyangka rasanya enak. Dan cara membuatnya gampang-gampang susah serta tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk mengolahnya.
Jika Anda tidak mau repot mengolah ceker ayam menjadi kerupuk. Kini kerupuk ceker ayam dapat dengan mudah ditemukan dimana saja. Coba saja, jangan sampai Anda menyesal belum pernah merasakan nikmatnya kerupuk ceker ayam.















